Kumpulan Cerita Rakyat Untuk Anak Usia 3 Tahunan

Anak-anak selalu menyukai hal-hal yang berbau dengan kisah atau cerita rakyat. Anda tentunya bisa memanfaatkan hal ini untuk menyisipkan makna mendalam di dalamnya. Tidak perlu membuat kisahnya sendiri namun bisa menggunakan kisah yang sering dipakai dalam masyarakat.

Kumpulan Cerita Rakyat Untuk Anak Usia 3 Tahunan

  • Pohon apel

Rekomendasi cerita anak 3 tahun pertama yang bisa digunakan adalah Pohon Apel. Kisah ini dimulai tentang seorang anak kecil dan pohon yang bersahabat dengan baik. Namun karena sudah beranjak dewasa anak ini sudah tidak pernah main dengan pohon. Hal ini membuat pohon menjadi sangat sedih.

Sampai akhirnya anak itu yang sudah menjadi remaja datang ke pohon dan kebingungan masalah uang. Kemudian pohon menenangkan si anak dan memberinya beberapa buah apel dan memintanya untuk menjual itu ke pasar. Anak itu mengambil semua buah apel dan menjualnya.

Beberapa hari kemudian si anak datang kembali dengan masalah lain, dia telah menikah namun tidak punya rumah. Si pohon kasihan dengannya dan memintanya untuk mengambil kayu dari pohon dan rantingnya. Si anak sangat bahagia dan mengambil semua bagian dari pohon itu.

Beberapa tahun berikutnya si anak kembali lagi menemui si pohon. Namun saat ini si pohon sudah tidak punya apa-apa lagi untuk si anak. Ternyata si anak merindukan pohon dan ingin hidup bersama selamanya sampai akhir hayat.

  • Belalang dan Kawanan Semut

Rekomendasi dongeng anak-anak kedua yang memberikan pembelajaran baik adalah Belalang dan Kawanan Semut. Kisah ini dimulai dari Belalang yang melihat kawanan semut sedang mengumpulkan makanan. Belalang yang pemalas itu hanya memperhatikan dan menyela apa yang dilakukan oleh semut.

Semut berkata bahwa sebentar lagi akan tiba musim dingin dan harus menyediakan banyak makanan. Namun Belalang tidak percaya dia hanya duduk dan bermalas-malasan menganggap musim dingin masih lama.

Ternyata dia salah, esok hari sudah masuk musim dingin. Belalang pemalas yang malang itu pun tidak memiliki stok makanan apa pun. Sementara semut dan teman-temannya hidup damai karena rajin.

  • Kancil dan Buaya

Kisah yang satu ini memberikan pentingnya berpikir cerdik dalam keadaan yang membahayakan. Kisahnya dimulai dari Kancil yang ingin menyeberang ke tepi sungai namun banyak buaya yang mengganggunya. Sampai akhirnya Kancil memiliki ide yang luar biasa untuk menyelamatkan hidupnya.

Dia berpura-pura membawa kabar dari raja untuk menghitung jumlah buaya yang ada di sungai agar datang ke pesta. Buaya yang bodoh pun percaya dan mengikuti semua kemauan Kancil. Kancil meminta Buaya untuk berbaris rapi dari ujung sungai sampai ke tepian.

Kancil yang pandai menaiki punggung Buaya dan pura-pura menghitungnya dengan keras. Namun sesampainya di tepi sungai Kancil berlari kencang dan melambaikan tangannya ke arah kawanan Buaya.

  • Singa dan Tikus

cerita rakyat singa tikus

Kisah fabel anak-anak berikutnya ini berisikan pentingnya tolong menolong. Singa yang kelaparan ingin memangsa tikus namun tikus memohon untuk tidak melakukannya. Singa tidak tega dan melepaskan tikus. Tikus itu berjanji akan menolong Singa jika membutuhkan.

Beberapa hari kemudian Singa terjebak kurungan dari pemburu. Dia berteriak minta tolong dan akhirnya Tikus datang untuk menolongnya. Semenjak itu mereka menjadi teman baik dan saling peduli satu dengan lainnya.

Dengan adanya contoh baik dari beberapa cerita rakyat tersebut tentunya menjadi pedoman hidup lebih baik bagi anak-anak. Cerita ini bisa digunakan untuk penghantar tidur atau mengupas makna mendalam di baliknya bersama anak-anak.