Mengetahui dan mempraktikkan cara menanam buah naga merupakan hal yang menyenangkan. Pasalnya, kamu akan mendapatkan banyak keuntungan dari budidaya buah naga ini.

Buah yang umumnya berwarna merah ini memiliki banyak khasiat sehingga harga jualnya juga lumayan tinggi.

Ada banyak sekali petani yang sukses dengan omset ratusan juta hanya dengan menanam buah naga. Padahal, modal awalnya hanya 300 ribu dan ternyata berkembang biak dengan cepat hingga ribuan pohon.

Bahkan, ada beberapa petani yang sudah membuka agrowisata buah naga karena memiliki lahan kebun yang luas.

Destinasi wisata kebun buah naga menjadi salah satu sumber penghasilan yang sangat menjanjikan. Kamu bisa terus-terusan mendapatkan uang dari keuntungan tiket masuk pengunjung.

Tertarik menanam buah naga di dalam pot? Cara ini ditujukan kepada kamu yang memiliki halaman rumah minimalis di tengah kota. Namun, menanam buah naga di pot dan di lahan tanah langsung memiliki teknik yang berbeda.

 

Cara Memanen Buah Naga

Setelah menunggu proses pembuahan selama berbulan-bulan, akan tiba saatnya proses pemanenan. Biasanya, buah naga akan panen ketika sudah berusia 8-10 bulan. Jika kamu jago dalam merawatnya, bisa jadi buah naga kamu panen di usia 5 bulan.

Pada umumnya seperti https://agrarindo.com/ bahas, buah naga yang matang/masak berukuran sekitar 400-700 gram. Buah ini dianggap sudah masak ketika warnanya sudah merah pekat secara penuh. Jarak antara bunga dengan buahnya adalah 35 hari.

Setelah dirasa sudah masak, kamu bisa memetik buah nagamu yang sudah panen ini.Hasil panen ini bisa kamu manfaatkan dengan menjualnya atau menikmatinya sendiri di rumah bersama keluarga.

Setelah dipetik, buah naga bisa tahan sekitar 10 hari lamanya. Namun, jika kamu memasukkannya ke dalam kulkas, buah ini bisa tahan selama 1 bulan. Dengan daya tahan yang lebih lama, kamu akan mudah dalam menjualnya/menikmatinya.

Tahukah kamu, bahwa buah naga memiliki banyak sekali khasiat dari buahnya? Rasa manis yang dikandung buah naga ternyata mengandung 3 kali lipat vitamin C daripada wortel.

Selain itu, zat betakaroten yang terkandung di dalam buah naga ini juga baik untuk kesehatan mata, kanker, dan serangan jantung.

Dengan semua keuntungan ini, tak heran jika buah naga memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Sangat cocok untuk kamu yang ingin memiliki bisnis sampingan atau tambahan penghasilan.

Untuk mempercepat proses panen, kamu bisa menambahkan cahaya buatan pada daerah lokasi penanamanmu.

Menurut penelitian di Filipina, buah naga di dalam pot pun bisa cepat berbuah dengan tambahan cahaya buatan.

Intinya, tanaman buah naga membutuhkan cahaya yang banyak, dan hal tersebut tidak harus dari sinar matahari saja. Kamu bisa menambahkan sumber-sumber cahaya yang lain seperti lampu rumah pada saat malam hari.

Sekitar dua bulan setelah panen, buah naga tetap harus diberi pupuk kembali biar cepat berbuah kembali. Namun, pupuk tersebut harus dicampur dengan 200 kg kapur pertanian.

Jika kamu mengalami masalah berupa gagal panen atau buahnya tidak tumbuh sama sekali, kamu bisa mengevaluasi dan memperhatikan kembali lahan penanaman, proses penanaman, dan pemeliharaan yang sudah dijelaskan tadi di atas.

Praktikkan semua tips dan langkah-langkah yang sudah dijelaskan dengan hati-hati. Diperlukan ketekunan dan kesabaran supaya berbuah lebat.