• Sat. Dec 5th, 2020
Fakta-fakta Tentang Kopi Espresso

Aktivitas rutinitas sehari-hari yang sibuk kerap membuat orang terburu-buru. Dalam hal ini, setiap orang perlu tetap fokus agar dapat memaksimalkan hasil kerja. Tidak jarang mereka menjadikan kopi espresso untuk menjaga fokus agar bisa beraktivitas seharian dengan hasil yang maksimal.

Tahukah anda bahwa sebagian besar menu kopi yang anda pesan berasal dari Italia? Italia sebagai negara Eropa pertama yang mengenal kopi memang menjadikan kopi espresso sebagai andalan mereka terlihat dari kopi espresso yang sangat laku di sana. Sejarah munculnya kopi espresso sendiri berawal dari banyak antrian di kedai kopi untuk memesan secangkir kopi.

Antrian yang panjang inilah kemudian menghadirkan kopi espresso karena aktivitas mereka dituntut untuk selalu cepat sehingga tidak bisa mengantri terlalu lama. Proses pembuatan kopi memakan waktu lama sehingga antrian juga akan semakin lama. Seorang pria bernama Angelo Moriando dari Turin, Italia berhasil menemukan mesin espresso pertama pada tahun 1884.

Istilah espresso pertama kali digunakan pada awal tahun 1900-an. Espresso juga diartikan sebagai “secangkir kopi yang dibuat khusus untuk Anda”.

Kopi Espresso Shot

Salah satu hal pertama yang harus anda ketahui menu kopi yang satu ini dan telah mendunia yaitu espresso menggunakan istilah atau satuan shot. Proses penyeduhan espresso diawali dengan bubuk kopi yang harus disemprot dengan suhu air 90-98 derajat celcius bertekanan tinggi 4-9 bar.

Baru setelah itu proses ini akan menghasilkan secangkir kopi dengan tekstur yang kental dan pekat yang disebut shot. Satu shot biasanya berisi sekitar 30-45 ml. Sedangkan jumlah bubuk kopi yang digunakan yaitu 12-18 gram di mana bubuk kopi tersebut dipadatkan dengan menggunakan portafilter.

Hasilnya, satu shot kopi espresso akan memiliki lapisan busa emas yang disebut crema yang kemudian disajikan di dalam cangkir mini. Selain single shot, kopi espresso juga tersedia dalam ukuran lain yaitu double shot atau ristretto yang memberikan rasa lebih kaya.

Tingkat Sangrai (Roasting) yang Berbeda di Setiap Negara

Karena sudah dikenal hingga ke berbagai negara, tingkat roasted kopi berbeda-beda dari satu negara ke negara lain. Jika espresso dipanggang pada tingkat medium roast di Italia, maka di California anda bisa merasakan biji kopi dark roasted. Sedangkan di pantai timur Amerika Serikat dipanggang dengan light roast.

Tidak Selamanya Pahit

Jika Anda berpikir bahwa espresso harus selalu pahit, pandangan ini mungkin salah. Untuk menghasilkan espresso yang sempurna, keseimbangan harus dicapai antara pahit, asam, dan manis. Jadi jenis kopi olahan ini tidak selalu pahit, dan tidak boleh ada rasa yang utama di antara ketiga rasa kopi tersebut.

Untuk menikmati kopi espresso yang nikmat dan berkualitas bisa mencoba varian NESCAFÉ Dolce Gusto yaitu mesin dan kapsul Espresso Intenso. Mesin ini memiliki tekanan yang pas sehingga dapat menghasilkan konsistensi kopi yang tepat dan rasa serta aroma yang nikmat.